Malu Bertanya Sesat Di Jalan, Brooo

ada dua masalah yang dialami orang-orang tapi mungkin itu kurang kita perhatiin karena mungkin kita menganggap itu bukan masalah, yaa, relatif lah ya, yang dianggap masalah oleh si a belum tentu merupakan masalah buat si b. tapi dua hal ini, bener-bener deh, kadang-kadang bisa membawa kita pada jurang kegalauan kalo dilakuin:

1. malu bertanya

gue bingung. kenapa sih nanya aja malu? orang-orang kebanyakan berani malu dengan cara mengambil resiko-resiko yang bodoh ketimbang nanya. simpel men, nanya doang. bahkan dengan bertanya, lu jadi bisa tau hal yang belum lu tau. misalnya gini. lu pengen tau gue udah makan apa belum. simpel, tinggal tanya. tapi untuk tau keseharian aku lebih lengkap, ketik REG (spasi) LISTY (spasi) UNYU kirim ke 1234 xixixi;;)

2. menunggu

yang gue maksud di sini bukan nya semacam lu lagi nunggu antrian dokter gigi. trus karena gue bilang menunggu bisa membawa lu ke jurang kegalauan, akhirnya lu “berinisiatif” masuk ke ruang praktek si dokter dengan membabi buta. bukan, bukan tentang itu. yang gue maksud adalah waiting until the chance is gone. kesempatan udah ada di depan mata, trus lu nunggu apa lagi? inget, ga semua orang bisa punya kesempatan untuk mengambil kesempatan. dan kesempatan kedua itu ga selalu ada bro.

 

jadi, masih mau jadi pemalu dan penunggu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s