Fall in Affogato

Iya, iya lo boleh bilang gue norak, terserah. Tapi bener deh gue ga pernah ngerasain jatuh cinta segininya sama satu beverage.

Ini pertama kalinya gue nyobain Affogato, berawal dari skip yang kian parah. Tadi siang gue ke One Fifteenth sama temen lama kesayangan, si Vadrea. Gue cuma nginget-nginget pengen minum kopi yang rasa coklat and instead of ordering Mocha, I ordered Affogato. Gue agak cengo pas masnya bawain gelas dua biji, yang satu isinya vanilla ice cream, satunya gelas kecil it was a single shot of espresso. Di bayangan gue, gue bakal dapet Mocha. Dan gue nanya “Mas ini apaan?” dan dijawab dengan santai, “Afffogato mbak.” Oh syit salah order dan baru nyadar banget pas Affogatonya dateng.

Nah yaudah masa gue ga minum itu kopi. Gue nuang espressonya ke dalem gelas es krim dan rasanya OH SYIT ENA ENA ENA. Gue bukan tipe orang yang gila banget sama kopi, I do love coffee but just not too much. Tapi kali ini yea gimana ya sampe malem gue masih kebayang rasanya. It was bittersweet just like our life hahaha. Paitnya belum pernah gue rasain karena selama ini gue cuma berani minum Flat White, ato yaa paling-paling Latte. Ga pernah terpikir untuk pesen Espresso ato Doppio ato bahkan Americano. Dan manisnya ituloh, doh ah kezel enak banget karena manis es krim yha jelas lah beda sama manis gula.

Asli gue masih kepikiran.

Nice experience wuiiiii~~

PS: Gue bukan coffee expert pliz ini hanya pengalaman pribadi, pengalaman jatuh cinta pada kopi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s