Suicide Squad Review: Disappointing!

Before it’s too late, gue pengen nulis tentang Suicide Squad. Satu kata buat film ini: mengecewakan! Dari awal film tersebut belom keluar, gue udah menunggu-nunggu film ini masuk bioskop, bahkan udah ngefans duluan sama Harley Quinn dan Puddin-nya yang ganteng banget itu. Gue ngebayangin kisah cinta mereka yang gila bakal jadi bagian seru dari film Suicide Squad. Persetan dengan anggota Suicide Squad lainnya. Apalagi soundtrack-nya ituloh, enak-enak banget.

6aff8d90-e1ba-0133-42e9-0e89da4c2bc1Akhirnya filmnya rilis di Indonesia, tapi gue baru sempet nonton kemarin. Bela-belain deh cari show yang paling malem supaya bisa nonton. Pas awal-awal nonton, gue merasa film ini lumayan oke, penggambaran karakternya lumayan kuat, latar belakang masing-masing karakter tersampaikan dengan baik.

Setelah masuk ke cerita, gue berasa ga masuk gitu ke filmnya. Alurnya kaya loncat-loncat dan cepet banget gitu. Bahkan pas Jokernya mati kaya yaudah gitu. Joker, men. Karakter yang gue tunggu-tunggu, mati. Ga berasa emosional sama sekali. Durasi Joker muncul di film itu kalo ditotalin ga sampe 15 menit! Bahkan ada salah satu penonton Suicide Squad di US yang nuntut Warner Bros atas “false advertising”. Ya iyalah, gimana engga. Di trailer yang dimunculin mayoritas Harley Quinn sama Joker, eh karakter utamanya malah si Deadshot.

Menurut gue, kehadiran Batman di film ini juga kentang abis. Kalo muncul cuma sedikit mending sekalian aja jadi cameo, lah ini setengah-setengah ga jelas.

Rasanya karakter yang muncul terlalu banyak, fokusnya jadi pecah gitu. Ada Captain Boomerang yang kalo dia cabut sih gue bodo amat. Slipknot mati, bodo amat. Iyalah, Joker mati aja gue ga peduli apalagi si Slipknot-Who-The-What. Nah tambah lagi ada si El Diablo ini juga ngga jelas banget. Di antara penjahat yang pake bumerang, baseball stick, hand-gun dll sebagai senjata, lah ini ada yang bisa nyembur api. Bisa berubah jadi monster api pula. Apasih ini, ga sekalian muncul Naruto aja yang lagi berubah jadi Kyuubi?

Overall editingnya harus diacungi jempol. Selebihnya, nol.

Sincerely,

Wanita yang kecewa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s